Sa Iyeg Sa Eka Kapti: Merti Dusun Malangan Teguhkan Semangat Guyub dan Gotong Royong
Operator 06 Oktober 2026 10:41:28 WIB
SrigadingNews – Masyarakat Padukuhan Malangan, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, pada Senin Kliwon, 5 Oktober 2026, menggelar Merti Dusun Padukuhan Malangan. Kegiatan tahunan tersebut dilaksanakan dalam suasana penuh kebersamaan dengan acara kenduri majemukan yang bertempat di Pendapa Kromodiryan, kediaman Ibu Heny Astuti, Todiryan-Malangan.
Merti Dusun yang diselenggarakan setiap tahun ini mendapat sambutan antusias dari seluruh lapisan masyarakat. Warga Malangan yang terdiri dari “kampung” Todiryan, Malangan dan Sorekan, serta sebagian Padukuhan Srabahan Selatan, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhidmatan.
Merti Dusun tahun ini mengangkat tema “Sa Iyeg Sa Eka Kapti, Nyawiji, Gotong Royong Mbangun Malangan”, yang bermakna satu tekad, bersatu, menyatukan hati dan bergotong royong untuk membangun Malangan.
Semangat kebersamaan masyarakat terlihat sejak pagi. Pendapa yang cukup luas tersebut telah dipenuhi warga sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka duduk bersila dan berhadap-hadapan, dengan berbagai macam bentuk ambengan yang dibawa dari rumah masing-masing telah tersaji di hadapan mereka.
Menariknya, wadah untuk menempatkan nasi beserta lauk-pauk ambengan pada merti dusun kali ini dibuat seragam, yaitu menggunakan “sarang”, wadah berbentuk keranjang yang terbuat dari anyaman daun kelapa berwarna hijau. Penggunaan bahan alami tersebut tidak hanya menambah kekhasan dan keindahan tradisi kenduri, tetapi juga mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan daun kelapa sebagai wadah merupakan salah satu bentuk penggunaan bahan yang berasal dari alam dan dapat mengurangi penggunaan wadah sekali pakai berbahan plastik. Hal sederhana yang dilakukan dalam tradisi masyarakat tersebut menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan semangat Program Kampung Iklim (Proklim) dalam mendorong masyarakat untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim serta melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
Di bagian tengah pendapa juga telah dipersiapkan nasi gurih lengkap dengan ingkung ayam. Hidangan tersebut nantinya dibagikan kepada seluruh warga yang hadir sebagai bagian dari rangkaian kenduri.
Menurut Suwarna, A.Md., Dukuh Malangan, Merti Dusun merupakan simbol wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, kesehatan, serta berbagai anugerah yang telah diberikan kepada warga Padukuhan Malangan.
“Selain sebagai wujud rasa syukur, merti dusun juga mengandung permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar warga masyarakat Malangan senantiasa diberikan kemudahan dalam mencari rezeki, kesehatan, serta keselamatan lahir dan batin,” ungkapnya.
Rangkaian Merti Dusun Padukuhan Malangan tidak hanya diisi dengan acara kenduri. Sebelumnya, pada Sabtu hingga malam Minggu, masyarakat juga disuguhi berbagai pertunjukan kesenian tradisional. Kesenian jatilan, baik yang bercorak klasik maupun garapan kreasi baru, ditampilkan oleh berbagai kelompok umur.
Beragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Merti Dusun bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, melestarikan seni dan budaya, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. (H)
Formulir Penulisan Komentar
kalender
Musik
TAUTAN
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Sa Iyeg Sa Eka Kapti: Merti Dusun Malangan Teguhkan Semangat Guyub dan Gotong Royong
- Bamuskal Srigading Gelar Muskal: Bahas Pengesahan RKP TA 2027
- Musrenbangkal Srigading: Susun Skala Prioritas RKP 2027
- Pemasangan Paranet oleh Tim PPK Ormawa HMTI Universitas Ahmad Dahlan di Kalurahan Srigading
- Penerjunan dan Sosialisasi Program Kerja PPK Ormawa HMTI 2025 di Kelurahan Srigading
- Srigading Cup 2025 Atlit Bocah SSB Se-DIY Berebut Gelar
- Grup Kesenian Ceme Siap Menghipnotis Penonton di Night Carnival Bantul
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License




















